APLN dan Perilakunya

Selamat hari Jumat fren, sudah evaluasi performa trading hari ini ? Emiten apa aja yang kalian pantau di minggu ini ? Salah satu yang saya pantau yaitu APLN (PT. Agung Podomoro Land, Tbk.), ada yang pantau juga ? Nah, pas banget, saya lagi mau bahas emiten yang satu ini. Ketauan lah dari judulnya.

Sebelum membaca lebih jauh, perlu saya tekankan bahwa artikel ini enggak membahas prediksi pergerakan harga APLN di masa depan, cuma cerita aja tentang apa yang saya amati dari gerak-gerik APLN di perdagangan hari ini. Jadi, kalau mau tau rekomendasi saya terkait emiten ini, apakah buy atau enggak, kita bahas dibelakang aja ya hehehe...

Gambar 1 dibawah ini adalah tangkapan layar (iye maksutnya skrinsyut ) dari aplikasi yang menampilkan candlestick chart. Gambar ini saya ambil sekitar jam 11 pagi tadi.


Candle untuk hari ini bentuknya cuma garis, keliatan kan di pojok kanan ? Sedangkan candle disebelahnya yang paling panjang warna ijo itu candle kemarin. Coba perhatikan volumenya (garis biru dibawahnya grafik candlestick) antara hari ini dan kemarin. Sampai jam 11 pagi aja volumenya udah mendekati volume trading seharian kemarin. Mungkin hari ini trader melihat peluang kalau harga bakal naik lagi (atau hanya karena terpelatuk) sebab kemarin naiknya lumayan ekstrem dari 230an sampai ke 276.

Pas skrinsut ini saya ambil, harga sudah sempat mencapai titik tertinggi di 294 dan sedang geser dikit-dikit antara 278-280.

Terlihat seperti sedang tren 'naik' ya,

Kalau dari gambar 2 dibawah ini, apa yang bisa dipelajari ? Bisa kita amati volume dan frekuensi penawaran dan permintaan. Berdasarkan gambar 2, harga susah buat naik ke 282 karena volume ask (permintaan) jauh lebih tinggi dibandingkan volume bid (penawaran).


Oh iya, gambar ini juga saya ambil sekitar jam 11 pagi. Jadinya bisa dibilang antara gambar 1 dan gambar 2 berhubungan dalam konteks grafik dan tabel order.

Kalau diperhatikan frekuensinya, (menurut saya) harga susah buat naik karena lebih banyak trader yang mau jual dibandingkan yang mau beli. Pada harga 280 inilah (menurut saya lagi) merupakan saat yang tepat untuk merealisasikan keuntungan, baik dengan harga beli di 276 sesuai harga pembukaan apalagi kalau sempat 'serok' di harga 230an.

Setelah lihat-lihat grafik lagi, saya keluar dari pasar. Pas masuk lagi menjelang penutupan, ternyata harga melorot ke 270. Pas saya cek volume transaksi domestik dan asing, ternyata mayoritas mereka pada 'buang barang' meskipun ada ratusan ribu yang masih 'nabung'.

Apa bisa kita 'nabung' lagi buat persiapan kalau Senin naik lagi? Nah kalau ini saya pribadi punya jawabannya tapi karena diawal sudah saya bilang kalau di artikel ini cuma cerita doang, ya kita mesti fokus lah hehehe...

Oke balik lagi ke masalah volume, apa sebabnya hari ini volumenya tinggi? Ilmu saya belum sampai kesana. Kalau ada yang bisa bantu, ayo diskusi di komen. Kalau maunya diskusi di belakang ya terserah juga sih hehehe...
Previous
Next Post »